Biji kopi dalam bentuk beras (green bean) tidak dapat diseduh segera begitu saja setelah selesai melewati pascapanen; beras kopi harus disangrai terlebih dahulu sebelum bisa digiling lalu diseduh. Cara dan derajat penyangraian akan menghasilkan kopi dengan beragam karakter dan rasa Karakter yang dihasilkan bervariasi dalam hal aroma,body, acidity, hingga kadar kafeinnya.
Karakteristik Biji Kopi Berdasarkan Derajat Sangrai
Para roaster atau penyangrai kopi umumnya menggunakan standard sangrai tersendiri sehingga masing-masing memiliki citarasa yang khas, di dalamnya termasuk derajat penyangraian. Namun, karakteristik visual dan rasa dari tiap derajat sangrai secara umum dapat dikenali oleh mereka yang sudah cukup sering menikmati berbagai jenis kopi.
Berikut pembagian secara umum akan tingkatan penyangraian serta karakteristik visual dan rasa yang sering dipakai oleh para roaster baik di luar maupun dalam negeri:
- Cinnamon Roast. Tingkatan ini masuk dalam kategori light roast, dapat dilihat dari biji kopi yang masih berwarna cokelat muda seperti warna kayu manis dan tidak berminyak di permukaan, jika diseduh memiliki tingkat acidity yang tinggi, proses penyangraian berhenti tepat sebelum first crack.
- New England Roast. Tingkatan Ini juga termasuk light roast, namun warnanya lebih gelap dibandingkan Cinnamon roast, proses penyangraian berhenti pada krek pertama (first crack).
- American Roast. Derajat sangrai ini termasuk ke dalam medium roast dan cukup digemari di Amerika. Tingkat acidity-nya tidak terlalu tinggi dengan body medium. Warnanya coklat sedikit lebih gelap dari New England Roast, disangrai hingga akhir waktu krek pertama.
- City Roast. Ia juga termasuk medium roast, berwarna coklat agak gelap, memiliki bodylebih tebal serta rasa, aroma, dan acidity yang lebih seimbang dibanding tipe light roast.
- Full City Roast. Derajat ini termasuk ke dalam medium–dark roast; warnanya coklat tua dengan permukaan yang sudah mulai berminyak, penyangraian berhenti ketika memasuki tahap awal krek kedua (second crack).
- Vienna Roast. Tingkatan ini juga masuk kategori medium–dark roast; meski ada juga yang mengategorikannya sebagai dark roast. Warnanya lebih gelap dari Full City Roastdan memiliki body yang tebal dengan acidity rendah. Proses penyangraian dilakukan hingga pertengahan krek kedua.
- French Roast. Tingkatan ini masuk ke dalam kategori dark roast, warnanya kehitaman dengan permukaan yang berminyak dan sedikit hangus, jika diseduh rasanya seringkali pahit. Kopi sangrai ini memiliki kadar kafein yang rendah.
- Italian dan Spanish Roast. Keduanya menunjukkan karakteristik permukaan yang gosong, berwarna hitam dan sangat berminyak. Acidity hilang dan menghasilkan rasa arang jika diseduh.
Tingkatan penyangraian di atas dapat menjadi patokan bagi Anda untuk menentukan biji kopi seperti apa yang ingin Anda beli atau konsumsi. Jika Anda menginginkan kopi dengan acidityyang tinggi, maka pilihlah kopi dengan penyangraian light atau medium roast. Jika Anda menyukai body yang tebal, Anda dapat memilih kopi yang disangrai medium-dark roast. Tapi jika Anda masih berpatokan bahwa kopi itu harus pahit, tentu saja pilihan Anda jatuh dalam kategori dark roast.
sumber : http://bincangkopi.com/mengenal-derajat-penyangraian-biji-kopi/



















